Laporan Internal Auditor Ditolak Bos?

Laporan Audit merupakan puncak dari hasil kerja Internal Auditor setelah melakukan audit yang barangkali bisa memakan waktu beberapa minggu, atau mungkin hanya beberapa hari saja. Laporan audit tentunya akan menjadi tolok ukur seorang auditor atau tim audit apakah hasil kerjanya itu dianggap berhasil atau gagal. Dan, tentunya tidak ada seorang auditor pun yang menginginkan laporan hasil auditnya ditolak oleh Bos atau atasan karena dianggap tidak sesuai dengan keinginan Bos. Tetapi, kalau kenyataannya memang demikian lalu mau apa?

Beberapa hari lalu, seorang pembaca Blog Internal Audit Forum ini mengirim e-mail kepada saya yang berisi mengenai apa yang dia alami terkait dengan laporan auditnya. Sebagai internal auditor yang tidak memiliki background pendidikan Accounting dan belum berpengalaman sebagai internal auditor, ia merasa gusar dengan pekerjaannya, karena hasil kerjanya selalu ditolak Bos. Padahal, Ia sudah terlajur menyanggupi ketika Bos menunjuknya untuk menjadi internal auditor operasional /manajerial.

Ia sudah berusaha mencari referensi tentang internal audit, tetapi menurutnya buku-buku yang ia baca maupun artikel-artikel di internet masih terlalu teoritis, sehingga Ia masih mengalami kesulitan dalam menjalankan pekerjaannya sebagai internal auditor. Akibatnya, laporan auditnya selalu ditolak atasannya.

Kepada saya, Internal Auditor pengirim e-mail tadi bercerita, katanya Bos berkata begini: “Saya tidak membutuhkan laporan seperti itu.” Maka saya pun minta kepadanya untuk menjelaskan bagaimana dia menjalankan auditnya, mulai dari persiapan, pelaksanaan hingga pembuatan laporan.

Mendengar penjelasannya, saya pun menanggapi bahwa, ”Dalam hal tertentu yang Anda lakukan itu adalah seperti audit yang dilakukan oleh auditor ISO 9001. Dalam kasus lain, audit yang Anda lakukan seperti audit yang dilakukan oleh Akuntan Publik. Maka, pantaslah kalau Bos Anda menolak laporan Anda. Audit yang dilakukan oleh Internal Auditor Operasional / Manajerial tidak seperti itu. Tetapi lebih dari itu.”

”Lhah... yang bener gimana, Pak Stanley?” Tanya Internal Auditor tadi penasaran.

BERSAMBUNG....

Staff Accounting Dipindah Menjadi Internal Auditor. So What?

Kalau seorang Staff Accounting tiba-tiba dipindah menjadi Internal Auditor, padahal di situ belum ada departemen Internal Audit-nya, lalu apa yg harus dilakukan oleh Staff Accounting yg menjadi Internal Auditor baru ini?

Pembaca Internal Audit Forum yg budiman, tgl 27/10/2009 dalam rubrik diskusi atau tanya jawab di situs ini ada pertanyaan bagus (dan banyak) dari pembaca situs ini terkait dengan tugasnya yg dulunya sbg Staff Accounting kemudian harus pindah ke Internal Auditor. Sementara di perusahaan tsb belum ada departemen internal auditornya. Lalu apa yg harus dilakukan oleh Staff Accounting yg menjadi Internal Auditor baru ini?

Untuk memperjelas, saya akan tampilkan di sini pertanyaan-2 tsb:

......
mohon pencerahan mas stanley,
background saya accounting tapi saya di mutasi sebagai internal auditor di perusahaan yg blom pernah punya internal auditor. pertanyaan saya :

1. apa jobdesk saya?
2. bagaimana meng-audit inventory di perusahaan trading?
3. sampai sejauh mana 'kekuasaan' saya, hanya memberikan masukan ato bisa membuat keputusan?
4. contoh laporan yang saya hasilkan bagaimana?

sory ya mas kebanyakan.. saya buta soal audit internal.
Terima kasih banyak buat tanggapannya.
.....

Pembaca Internal Audit Forum yg budiman, "nasib" Staff Accounting ini persis "nasib" saya yg dulunya dari Staff Accounting kemudian dipindah menjadi Internal Auditor sementara di perusahaan saya belum ada departemen Internal Audit-nya. Apa yg saya lakukan kemudian, sehingga sampai saat ini departemen yg saya pimpin ini tetap eksis dan bahkan terus berkembang? Inilah yg akan saya sharingkan pada Anda, khususnya pada Sang Penanya.

Apa Job Description Internal Auditor?

Menjawab pertanyaan: "Apa Job Desc saya?", bisa saya jawab sbb:
- Anda perlu tahu persis apa yg menjadi tugas Anda, mencakup lingkup pekerjaan Anda sebagai Internal Auditor. Tanyakan hal ini pada atasan Anda.

Sejauh yg saya tahu, dari beberapa referensi, pekerjaan Internal Auditor itu bisa dikelompokkan ke dalam:

- Audit Laporan Keuangan.
- Audit Kepatuhan (Compliance Audit).
- Audit Kecurangan (Fraud Audit).
- Audit IT.
- Audit Operasional atau Audit Manajemen.

Apa Job Description Anda? Tentunya tergantung pada jenis audit apa yg akan menjadi tugas Anda. Meskipun demikian, biasanya seorang auditor internal yg dipindah dari departemen Accounting ditugaskan untuk melakukan audit laporan keuangan, dan juga audit operasional yg terkait masalah efisiensi, efektifitas, dan produktifitas operasi.

Kalau memang itu tugas Anda, maka pada prinsipnya tugas auditor internal laporan keuangan adalah:

- Mengevaluasi / menguji kebenaran angka-angka dalam laporan keuangan, misalnya apakah jumlah inventory yg tercantum dalam laporan keuangan secara phisik memang ada.
- Mengevaluasi / menguji apakah system pengendalian intern (internal control) atas asset dan liabilities perusahaan memadahi sehingga mampu mence.gah terjadinya penyalahgunaan atau kesalahan, baik yg disengaja atau pun tidak disengaja.
- Dsb.

Tugas Anda adalah mengevaluasi dan melaporkan hasil audit Anda apakah terjadi penyimpangan, perbedaan dari laporan keuangan atau kelemahan system pengendalian interen. Dari temuan itu, Anda wajib memberikan laporan dan memberi rekomendasi perbaikannya, dan memantau tindakan perbaikannya.

Kalau dalam audit ini ternyata ditemukan tindakan kecurangan, itu bukan tujuan utama dari audit laporan keuangan ini. Atas temuan ini, biasanya manajemen melakukan audit investigasi berdasarkan data-data yg Anda hasilkan ditambah data / fakta lain yg diperoleh oleh team audit investigasi.

Untuk compliance audit , seperti misalnya audit ISO 9001 atau audit ISO 14001, tidak mungkin diambilkan dari departemen akunting, kecuali jika staf akuntansi tsb sudah pernah mengikuti pelatihan audit ISO 9001 atau audit ISO 14001.

BERSAMBUNG

Internal Audit Forum. DAFTAR ISI:

Silakan baca artikel "Internal Audit Forum" lainnya.

Klik Links di bawah ini: